Thursday, March 2, 2017

Trik Membuat Siswa Aktif dalam Kegiatan Pembelajaran

Waktu anda masih duduk dibangku sekolah dulu, bagaimana menurut anda tentang cara guru anda mengajar? Apakah cara guru anda mengajar itu menarik sehingga anda semangat untuk belajar dikelas? Atau malah membosankan sehingga anda tidak minat belajar? Jika dulu waktu guru anda mengajar dengan cara yang membosankan, maka sekarang anda pasti sudah tahu apa saja yang harus diperbaiki saat mengajar siswa dikelas agar siswanya tidak bosan. Dan juga sudah tahu  apa saja kesalahan besar seorang guru dalam mengajar dalam kelas.


Belajar bagi sebagian siswa adalah kegiatan yang membosankan, bahkan minat untuk belajar siswa di Indonesia dapat dikatakan kurang, jika hal ini dibiarkan begitu saja bukan tidak mungkin di masa mendatang sumber daya manusia Indonesia tidak dapat bersaing di kancah global. Salah satu cara untuk meningkatkan kembali belajar siswa adalah dengan menggunakan model atau strategi pembelajaran.
Untuk itu guru perlu memiliki kemampuan untuk mengelola kelas dan mampu membangkitkan minat belajar siswa. Seperti yang dikatakan Bapak Mirwan dalam blognya, beliau berpendapat bahwa seharusnya guru itu tidak hanya semata-mata menerangkan materi di kelas tapi juga mendorong siswa untuk memikirkan isi dan materi pelajarannya. Seharusnya siswa tidak diminta untuk terus menerus jadi pendengar setia sehingga tertidur dikelas karena cara guru mengajar yang membosankan.
Kenapa kita sebagai guru harus bisa mem
Ada beberapa metode yang dapat kita gunakan untuk membuat siswa menjadi aktif dalam pembelajaran atau paling tidak dapat membuat siswa menjadi tidak bosan ketika mengikuti pembelajaran. Hal tersebut dikemukakan oleh Satya Wiyatama dalam blognya. Metode tersebut antara lain :
1.      Untuk memulai pelajaran jelaskan pada siswa apa yang akan dipelajari pada saat itu dan apa manfaatnya bagi siswa kalau memahami dan mengerti tema / hal yang akan dipelajari. Dengan menyampaikan hal hal seperti ini, guru bukan saja telah mencoba manarik perhatian siswa agar fokus pada pelajaran, tapi sudah mulai mengajak siswa untuk menggunakan pikiran. Karena fungsi dan manfaat tema adalah hasil ulah pikir yang akan dicerna oleh siswa dengan pikiran juga.
2.      Mulailah pelajaran bukan dengan menerangkan tapi mulailah dengan pertanyaan. Edarkan pertanyaan ke seluruh kelas, harapakan semua siswa berpartisipasi dalam menjawab pertanyaan tersebut, maka semua siswa sudah tergerak untuk berfikir mandiri.
3.      Kumpulkan semua jawaban yang diberikan siswa dan diskusikan dengan seluruh siswa kebenaran dari semua jawaban yang diberikan. Mintalah alasan kenapa satu jawaban bisa diterima dan yang lain tidak. Maka akan terjadi sharing pengetahuan antar siswa, siswa saling memberi informasi dan semua siswa terlibat dalam belajar.
4.      Kalau ada siswa yang bertanya pada anda, janganlah anda jawab sendiri, lemparkan ke kelas biar dijawab oleh siswa yang lain. Maka siswa anda tidak akan sempat ngantuk karena semua siswa terdorong untuk selalu berfikir.
5.      Jaga terus atmosphir berfikir dalam kelas dengan melempar lempar pertanyaan dan jadikan suasana belajar mengajar anda lebih mirip percakapan antar siswa dengan siswa dan dengan guru, bukan pengajaran yang kaku dengan guru bercerita murid mendengarkan.
6.      Beri waktu siswa untuk bertanya tentang seuatu yang belum jelas, atau beri mereka waktu untuk mengungkapkan ide atau pandangan mereka yang belum terungkap.
7.      Akhiri pelajaran dengan meminta mereka membuat resume atas apa yang mereka pahami dan mereka bicarakan selama pelajaran dalam bentuk tertulis.


Selain metode di atas, Bapak Isma Agung Nurdiansyah dalam blognya (http://idekreatifguru.blogspot.co.id) memberikan beberapa tips agar pembelajaran di kelas menjadi aktif dan efektif.
  1. Pemilihan metode yang baik dan tepat, guru sebagai seorang pendidik diharuskan memilih suatu metode yang tepat dan berkualitas. Sebisamungkin metode yang diaplikasikan bisa membuat para siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran yang pada akhirnya kegiatan KBM pun menjadi tidak membosankan bagi para siswa. 
  2. Pemilihan media yang tepat dan berkualitas, guru sebagai seorang pendidik sebisamungkin mempertimbangkan media apa yang sekiranya cocok dan pas untuk diterapkan pada kegiatan pembelajaran. Tujuan dari pengaplikasian media itu sendiri adalah agar para siswa bisa menyerap materi pelajaran yang diajarkan oleh gurunya tanpa merasa jenuh dan tentunya menjadikan mereka ikut terlibat aktif pada proses pembelajaran. 
  3. Mengadakan sebuah simulasi, hal tersebut sangat diperlukan untuk diaplikasikan di saat proses belajar mengajar. Pilihlah suatu bentuk simulasi yang dapat membangkitkan gairah semangat belajar siswa. 
  4. Lakukan suatu bentuk pembelajaran secara outdoor, guru jangan hanya melakukakan suatu proses pembelajaran di dalam kelas saja, manfaatkan juga lokasi-lokasi yang ada. Kegiatan didalam kelas secara terus-menerus hanya akan menjadikan siswa bosan dan jenuh. Oleh karenanya, cobalah sesekali untuk melakukan kegiatan belajar mengajar secara outdoor sehingga para siswa tidak merasa bosa dengan suasana pembelajaran. 
  5. Pendekatan terhadap para siswa, guru sebagai seorang pendidik diharapkan mampu melakukan suatu bentuk pendekatan kepada para siswa agar mereka tidak merasa malu dan sungkan untuk bertanya kepada guru. Hal ini akan menjadikan siswa menjadi lebih aktif dan berperan penting dalam pembelajaran. 
 bagi teman-teman yang ingin menambahkan trik atau pendapatnya silakan hubungi admin atau melalui komentar di bawah ini. semoga artikel ini dapat berguna untuk kita semua, terima kasih.



Contoh RPP dan Pengertian Model Pembelajaran Inquiry

Suatu pembelajaran biasanya akan lebih efektif jika suatu pembelajaran tersebut didesain supaya menyenangkan bagi siswa. Salah satunya yait...